Unit
Pelaksana Teknis
|
:
|
BKSDA Sulawesi Selatan
|
Propinsi
|
:
|
Sulawesi Selatan
|
Kabupaten
|
:
|
Takalar
|
Luas
(Hektar)
|
:
|
3.390,00
|
No. SK
|
:
|
Surat Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 147/Kpts-II/1987
|
Tanggal SK
|
:
|
19 Februari 1987
|
KEADAAN FISIK KAWASAN
Secara Administrasi pemerintahan, Suaka Margasatwa Komara terdapat di Desa Ko'mara, Polongbangkeng Utara, Takalar, Sulawesi Selatan.
Tipe Ekosistem kawasan Suaka Margasatwa ini adalah Hutan hujan tropis dataran rendah.
Tipe Ekosistem kawasan Suaka Margasatwa ini adalah Hutan hujan tropis dataran rendah.
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Ekosistem;
Identifikasi sementara di kawasan ini, wilayah ini Termasuk dalam tipe ekosistem zona hutan hujan bawah deengan vegetasi tingkat atas berupa jati (Tectona grandis), Bitti (Vitex covassa),Ara (Ficus spp), Kemiri (Aleurites molluccana), Ketapang (Terminalia cattapa). Vegetasi tingkat bawah diantaranya adalah jenis-jenis semak belukar dan rerumputan (Imperata cylindrica). Bila musim kemarau, semak belukar dan rerumputan mati suri. Lahan hutan di tingkat vegetasi bawah terlihat kosong/padang tandus.
Ekosistem;
- Gunung:-
- Danau: -
- Sungai:-
Identifikasi sementara di kawasan ini, wilayah ini Termasuk dalam tipe ekosistem zona hutan hujan bawah deengan vegetasi tingkat atas berupa jati (Tectona grandis), Bitti (Vitex covassa),Ara (Ficus spp), Kemiri (Aleurites molluccana), Ketapang (Terminalia cattapa). Vegetasi tingkat bawah diantaranya adalah jenis-jenis semak belukar dan rerumputan (Imperata cylindrica). Bila musim kemarau, semak belukar dan rerumputan mati suri. Lahan hutan di tingkat vegetasi bawah terlihat kosong/padang tandus.
Berikut rincian flora di kawasan konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
Identifikasi sementara di kawasan ini adalah, terdapat potensi Rusa (Cervus timorensis) dan jenis satwa lain yang dilindungi oleh UU No. 5 Thn 1990 diantarnya Kera hitam (Macaca maura), Rangkong (Rhyticeros cassidix), Babi hutan (Sus vitatus), Musang (Felis bengalensis) dan Kuskus (Phalanger ursinus)
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
Identifikasi sementara di kawasan ini adalah, terdapat potensi Rusa (Cervus timorensis) dan jenis satwa lain yang dilindungi oleh UU No. 5 Thn 1990 diantarnya Kera hitam (Macaca maura), Rangkong (Rhyticeros cassidix), Babi hutan (Sus vitatus), Musang (Felis bengalensis) dan Kuskus (Phalanger ursinus)
Berikut rincian fauna yang diidentifikasi di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
Sumber: Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
koordinat: -4.6994323,118.3936447 |
- -
Comments
Post a Comment