Unit
Pelaksana Teknis
|
:
|
BKSDA Kalimantan Barat
|
Propinsi
|
:
|
Kalimantan Barat
|
Kabupaten
|
:
|
Ketapang
|
Luas
(Hektar)
|
:
|
821,30
|
No. SK
|
:
|
Surat Keputusan Menteri Kehutanan RI No. 137/Menhut-II/2004
|
Tanggal SK
|
:
|
5 Mei 2004 |
KEADAAN FISIK KAWASAN
Secara administrasi pemerintahan, kawasan ini terletak di Desa Sebubus, Desa Nibung dan Desa Malek, Kecamatan Paloh Kabuapaten Sambas.
TWA Sungai Liku merupakan hamparan memanjang yang sebelah Utara berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan. Keadaan topografi secara umum adalah hamparan hutan pantai dan hutan mangrove yang relative datar dengan ketinggian tempat 0 – 5 meter dari permukaan laut. Hampir tidak dijumpai daerah yang tinggi pada kawasan ini, karena tipe hutan mangrove sangat dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Pada kawasan ini adalah vegetasi hutan pantai, vegetasi hutan mangrove.
Secara administrasi pemerintahan, kawasan ini terletak di Desa Sebubus, Desa Nibung dan Desa Malek, Kecamatan Paloh Kabuapaten Sambas.
TWA Sungai Liku merupakan hamparan memanjang yang sebelah Utara berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan. Keadaan topografi secara umum adalah hamparan hutan pantai dan hutan mangrove yang relative datar dengan ketinggian tempat 0 – 5 meter dari permukaan laut. Hampir tidak dijumpai daerah yang tinggi pada kawasan ini, karena tipe hutan mangrove sangat dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Pada kawasan ini adalah vegetasi hutan pantai, vegetasi hutan mangrove.
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Ekosistem;
hutan mangrove terdapat jenis-jenis penyusun antara lain Api-api (Avicenia spp), Tinjang (Rhizophora apiculata), Soneratia (Sonneratia alba), Nyirih (Xylocarpus granatum), dan Tancang (Bruguiera gymnorriza). Sedangkan untuk hutan pantai didominasi oleh Cemara Laut (Casuarina sp),
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
antara lain Kera Ekor Panjang (Macaca fascicularis), Ular Sanca (Phyton morulus), Biawak (Veranus borneensis), dan Bekantan (Nasalis larvatus), Penyu Hijau(Chelonia mydas).
Ekosistem;
- Gunung:-
- Danau: -
- Sungai:-
hutan mangrove terdapat jenis-jenis penyusun antara lain Api-api (Avicenia spp), Tinjang (Rhizophora apiculata), Soneratia (Sonneratia alba), Nyirih (Xylocarpus granatum), dan Tancang (Bruguiera gymnorriza). Sedangkan untuk hutan pantai didominasi oleh Cemara Laut (Casuarina sp),
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
antara lain Kera Ekor Panjang (Macaca fascicularis), Ular Sanca (Phyton morulus), Biawak (Veranus borneensis), dan Bekantan (Nasalis larvatus), Penyu Hijau(Chelonia mydas).
Berikut rincian fauna yang diidentifikasi di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
Sumber:
Pdf:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
koordinat: 1.7775097,109.2208659 |
Pdf:
Comments
Post a Comment