Unit
Pelaksana Teknis
|
:
|
BKSDA Bali
|
Propinsi
|
:
|
Bali
|
Kabupaten
|
:
|
Badung
|
Luas
(Hektar)
|
:
|
13,97
|
No. SK
|
:
|
Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 87/Kpts-II/1993
|
Tanggal SK
|
:
|
16 Pebruari 1993
|
KEADAAN FISIK KAWASAN
Taman Wisata Alam Sange Sangeh terletak di desa Sangeh Kabupaten Badung. Keadaan topografi Taman Wisata Alam Sange Sangeh relative datar dengan ketinggian antara 100 -150 m dpl.
Taman Wisata Alam Sange Sangeh terletak di desa Sangeh Kabupaten Badung. Keadaan topografi Taman Wisata Alam Sange Sangeh relative datar dengan ketinggian antara 100 -150 m dpl.
Menurut klasifikasi iklim Schmidt & Ferguson, Taman Wisata Alam Sange Sangeh termasuk tipe iklim C dengan surah hujan rata-rata 2700-3200 mm pertahun, suhu udara berkisar antara 18°-28° C.
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Ekosistem;
pohon Pala (Dipterocarpus trinervis), Amplas (Tetracera scandens), Buni (Antidesma bunius), selain itu, masih ada 54 jenis lainnya antara lain : Amplas (Tetracera scadens ), Pule ( Alstonia scholaris ), Buni ( Antidesma bunius ), Cempaka kuning ( Michelia camphaka ), Kepohpoh ( Buchanania arborescens )
Jenis-jenis satwa yang paling dominan dan mejadi ciri khas kawasan ini adalah kera abu-abu ( Macaca faciculari ) dimana populasinya berdasarkan inventarisasi tahun 1993 sebanyak 22 jenis antara lain : Alap-alap ( Elanus hypoleucu ), Elang ( Halioaster Indus ), Burung Hantu ( Typte alba javanica ), Terocok ( Gouvier ahalis ), Musang ( Paradorurus hermaproditus ), Kucing hutan ( Felis bengalensis ), Sendanglawe ( Ciconia episcepus ) dan lain sebagainya.
Ekosistem;
- Gunung:-
- Danau: -
- Sungai: -
pohon Pala (Dipterocarpus trinervis), Amplas (Tetracera scandens), Buni (Antidesma bunius), selain itu, masih ada 54 jenis lainnya antara lain : Amplas (Tetracera scadens ), Pule ( Alstonia scholaris ), Buni ( Antidesma bunius ), Cempaka kuning ( Michelia camphaka ), Kepohpoh ( Buchanania arborescens )
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;Jenis-jenis satwa yang paling dominan dan mejadi ciri khas kawasan ini adalah kera abu-abu ( Macaca faciculari ) dimana populasinya berdasarkan inventarisasi tahun 1993 sebanyak 22 jenis antara lain : Alap-alap ( Elanus hypoleucu ), Elang ( Halioaster Indus ), Burung Hantu ( Typte alba javanica ), Terocok ( Gouvier ahalis ), Musang ( Paradorurus hermaproditus ), Kucing hutan ( Felis bengalensis ), Sendanglawe ( Ciconia episcepus ) dan lain sebagainya.
Berikut rincian fauna yang diidentifikasi di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
Sumber:
Pdf:Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
koordinat: -8.4784697,115.0694611 |
Comments
Post a Comment