Unit
Pelaksana Teknis
|
:
|
BKSDA Bali
|
Propinsi
|
:
|
Bali
|
Kabupaten
|
:
|
Bangli
|
Luas
(Hektar)
|
:
|
574.275
|
No. SK
|
:
|
Surat Keputusan Menteri Pertanian No 655/Kpts/Um/10/1978
|
Tanggal SK
|
:
|
29 Oktober 1978
|
KEADAAN FISIK KAWASAN
Kawasan TWA Panelokan berdasarkan letak geografis berada di antara 115°21’34”-115°24’11” BT dan 8°16’54”-8°18’37” LS. Menurut administrasi pemerintahan termasuk ke dalam wilayah Desa Batur Tengah, Desa Abang Batu dinding, Desa Suter, Desa Buahan dan Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Kawasan ini termasuk dalam SWP DAS Oos Jinah. TWA Panelokan berada di wilayah Resort KSDA Panelokan, Seksi Konservasi Wilayah II Balai KSDA Bali.
Kawasan TWA Panelokan berdasarkan letak geografis berada di antara 115°21’34”-115°24’11” BT dan 8°16’54”-8°18’37” LS. Menurut administrasi pemerintahan termasuk ke dalam wilayah Desa Batur Tengah, Desa Abang Batu dinding, Desa Suter, Desa Buahan dan Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Kawasan ini termasuk dalam SWP DAS Oos Jinah. TWA Panelokan berada di wilayah Resort KSDA Panelokan, Seksi Konservasi Wilayah II Balai KSDA Bali.
Topografi Taman Wisata Alam (TWA) Penelokan bergelombang dari ringan sampai curam dengan lereng di bagian Utara yang terjal dan curam dengan ketinggian antara 1.200 m – 1.500 m dpl. Menurut klasifikasi iklim Schmit & Ferguson, termasuk tipe iklim F dengan curah hujan rata-rata 740 – 2.700 mm per tahun, suhu udara berkisar antara 18-30 Derajat Celcius.
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Ekosistem;
Hutan di Penelokan didominasi oleh hutan tanaman dengan jenis Puspa (Schima noronhoea), sebagian kecil tanaman Tusam (Pinus merkusii), Ampupu (Eucalyptus urophylla), Mahoni (Swietenia macrophylla), Sengon (Pareserienthis falcataria), Sonokeling (Dalbergia latifolia), Akasia (Accasia decurens), Segawe (Adenanthera paranina) dan lain sebagainya.
satwa yang terdapat di dalam kawasan TWA tersebut antara lain : Ayam Hutan (Gallus varius), Tekukur (Streptopelia chinensis), Terocok (Gouvier ahalis), Burung Hantu (Pypte alba javanica), Sesap Madu (Antreptes malacensis), Musang (Paradoxutus hermaproditus), Landak (Hystrix branchura), Trenggiling (Manis javanica), Kera Abu (Macaca fascicularis) dan lain sebagainya.
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Ekosistem;
- Gunung:-
- Danau: -
- Sungai: -
Hutan di Penelokan didominasi oleh hutan tanaman dengan jenis Puspa (Schima noronhoea), sebagian kecil tanaman Tusam (Pinus merkusii), Ampupu (Eucalyptus urophylla), Mahoni (Swietenia macrophylla), Sengon (Pareserienthis falcataria), Sonokeling (Dalbergia latifolia), Akasia (Accasia decurens), Segawe (Adenanthera paranina) dan lain sebagainya.
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna; satwa yang terdapat di dalam kawasan TWA tersebut antara lain : Ayam Hutan (Gallus varius), Tekukur (Streptopelia chinensis), Terocok (Gouvier ahalis), Burung Hantu (Pypte alba javanica), Sesap Madu (Antreptes malacensis), Musang (Paradoxutus hermaproditus), Landak (Hystrix branchura), Trenggiling (Manis javanica), Kera Abu (Macaca fascicularis) dan lain sebagainya.
Berikut rincian fauna yang diidentifikasi di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
Sumber:
Pdf:Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
koordinat: -8.245571,115.0542939 |
Comments
Post a Comment