Unit
Pelaksana Teknis
|
:
|
BKSDA Papua Barat
|
Propinsi
|
:
|
Papua Barat
|
Kabupaten
|
:
|
Sorong
|
Luas
(Hektar)
|
:
|
1.909,370
|
No. SK
|
:
|
Surat Keputusan menteri Kehutanan Nomor 188/Kpts/1986
|
Tanggal SK
|
:
|
7 Juni 1986
|
KEADAAN FISIK KAWASAN
Secara administrasi TWA Klamono terletak di Provinsi Papua Barat, Kabupaten Sorong, Distrik Klamono.
Secara umum kawasan ini memiliki toprografi datar dan pada bagian selatan bila musim hujan cenderung berawa.
Beberapa sungai kecil mengalir dalam kawasan ini, antara lain: sungai Klagewe, sungai, Klawege, sungai Klawana. Sungai-sungai tersebut bermuara menjadi satu di sungai Klasufo.
Geologi kawasan ini tersusun dari jenis batuan Sedimen dan Neogen, sedangkan jenis tanah yang umum adalah jenis tanah Podsolit merah kuning.
Kawasan TWA Klamono termasuk iklim tropika basah dengan curah hujan tahunan rata-rata 5.667,7 mm dan rata-rata jumlah hari hujan 259,1 hari pertahun dan nilai Q=2,56 %.
Hutan TWA Klamono merupakan salah satu tipe hutan tropis dataran rendah.
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Ekosistem;
Identifikasi sementara di kawasan ini yaitu: merbau (Insia bijuga), matoa (Pometia sp), nyatoh (Palaquium sp), angsana (Pterocarpus indicus), dan lain-lain.
Berikut rincian flora yang teridentifikasi:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
Identifikasi sementara di kawasan ini yaitu: kakatua jambul kuning (Cacatua galerita triton), nuri merah kepala hitam (Lorius lory), cenderawasih (Paradiseae spp), kasuari (Casuarius casuarius), rusa (Cervus timorensis) dan kangguru pohon (Dendrolagus sp).
Berikut rincian fauna yang diidentifikasi di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Secara administrasi TWA Klamono terletak di Provinsi Papua Barat, Kabupaten Sorong, Distrik Klamono.
Secara umum kawasan ini memiliki toprografi datar dan pada bagian selatan bila musim hujan cenderung berawa.
Beberapa sungai kecil mengalir dalam kawasan ini, antara lain: sungai Klagewe, sungai, Klawege, sungai Klawana. Sungai-sungai tersebut bermuara menjadi satu di sungai Klasufo.
Geologi kawasan ini tersusun dari jenis batuan Sedimen dan Neogen, sedangkan jenis tanah yang umum adalah jenis tanah Podsolit merah kuning.
Kawasan TWA Klamono termasuk iklim tropika basah dengan curah hujan tahunan rata-rata 5.667,7 mm dan rata-rata jumlah hari hujan 259,1 hari pertahun dan nilai Q=2,56 %.
Hutan TWA Klamono merupakan salah satu tipe hutan tropis dataran rendah.
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Ekosistem;
- Gunung:-
- Danau: -
- Sungai:-
Identifikasi sementara di kawasan ini yaitu: merbau (Insia bijuga), matoa (Pometia sp), nyatoh (Palaquium sp), angsana (Pterocarpus indicus), dan lain-lain.
Berikut rincian flora yang teridentifikasi:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
Identifikasi sementara di kawasan ini yaitu: kakatua jambul kuning (Cacatua galerita triton), nuri merah kepala hitam (Lorius lory), cenderawasih (Paradiseae spp), kasuari (Casuarius casuarius), rusa (Cervus timorensis) dan kangguru pohon (Dendrolagus sp).
Berikut rincian fauna yang diidentifikasi di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
Download:
Comments
Post a Comment