Unit
Pelaksana Teknis
|
:
|
BKSDA Nusa Tenggara Barat
|
Propinsi
|
:
|
Nusa Tenggara Barat
|
Kabupaten
|
:
|
Sumbawa
|
Luas
(Hektar)
|
:
|
1.406
|
No. SK
|
:
|
Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 418/Kpts-II/1999
|
Tanggal SK
|
:
|
15 Juni 1999
|
KEADAAN FISIK KAWASAN
Posisi geografis kawasan Danau Rawa Taliwang terletak di dua wilayah kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat, yaitu Kecamatan Taliwang sekitar 70 % luas kawasan Rawa Taliwang berada di kecamatan ini, sedangkan sisanya berada di Kecamatan Seteluk.
Iklim kawasan Danau Rawa Taliwang termasuk ke dalam tipe D, rata-rata curah hujan pada kisaran 1826 mm – 1934 mm pertahun. Pada umumnya hujan di kawasan Taliwang mulai turun pada Bulan November hingga Mei, namun hari hujan sebanyak 116 hari.
Pada tahun 2000 hari hujan sebanyak 116 hari curah hujan 3343 mm. Suhu rata-rata bervariasi dari 22,33'C sampai dengan 26,61'C, tekanan udara 1009 mbs – 1012 mbs. Tekanan udara maksimum terjadi pada bulan Juli –September, sedangkan minimum terjadi pada bulan November –Januari.
Posisi geografis kawasan Danau Rawa Taliwang terletak di dua wilayah kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat, yaitu Kecamatan Taliwang sekitar 70 % luas kawasan Rawa Taliwang berada di kecamatan ini, sedangkan sisanya berada di Kecamatan Seteluk.
Iklim kawasan Danau Rawa Taliwang termasuk ke dalam tipe D, rata-rata curah hujan pada kisaran 1826 mm – 1934 mm pertahun. Pada umumnya hujan di kawasan Taliwang mulai turun pada Bulan November hingga Mei, namun hari hujan sebanyak 116 hari.
Pada tahun 2000 hari hujan sebanyak 116 hari curah hujan 3343 mm. Suhu rata-rata bervariasi dari 22,33'C sampai dengan 26,61'C, tekanan udara 1009 mbs – 1012 mbs. Tekanan udara maksimum terjadi pada bulan Juli –September, sedangkan minimum terjadi pada bulan November –Januari.
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Ekosistem;
Lita (Alstonia scholaris), Berora (Klenhovia hosvita), Ketimus (Protium javanicum) dan Bungur (Lagerstoemia indica)
Ekosistem;
- Gunung:-
- Danau: -
- Sungai:-
Lita (Alstonia scholaris), Berora (Klenhovia hosvita), Ketimus (Protium javanicum) dan Bungur (Lagerstoemia indica)
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Aves: Kuntul Besar (Egretta alba),Kuntul Kerbau (Bulbulcus ibis), Elang Bondol (Haliastur indus). Selain itu, Cangak Merah (Ardea purphurea),Blekok Sawah (Ardeola speciosa), Kowak Malam Abu (Nycticorax nycticorax), Belibis Kembang (Dendrocygna arcuata), Mandar Besar (Porphyrio porphyrio), Mandar Batu (Gallinula chloropus), Burung Sepatu Jengger (Irediparra gallinacea), Berkik Kembang Besar (Rostratula bengalensis) dan Koreo Padi (Amaurornis phoenicurus).
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna; Aves: Kuntul Besar (Egretta alba),Kuntul Kerbau (Bulbulcus ibis), Elang Bondol (Haliastur indus). Selain itu, Cangak Merah (Ardea purphurea),Blekok Sawah (Ardeola speciosa), Kowak Malam Abu (Nycticorax nycticorax), Belibis Kembang (Dendrocygna arcuata), Mandar Besar (Porphyrio porphyrio), Mandar Batu (Gallinula chloropus), Burung Sepatu Jengger (Irediparra gallinacea), Berkik Kembang Besar (Rostratula bengalensis) dan Koreo Padi (Amaurornis phoenicurus).
Berikut rincian fauna yang diidentifikasi di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
Sumber:
Pdf: Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
koordinat: -8.6984967,116.716538 |
Comments
Post a Comment