Unit
Pelaksana Teknis
|
:
|
BKSDA Kalimantan Barat
|
Propinsi
|
:
|
Kalimantan Barat
|
Kabupaten
|
:
|
Sambas
|
Luas
(Hektar)
|
:
|
3.700
|
No. SK
|
:
|
Surat Keputusan Menteri Kehutanan RI
No.
111/Kpts-II/1990
|
Tanggal SK
|
:
|
14 April 1990 |
KEADAAN FISIK KAWASAN
Secara administrasi pemerintahan, kawasan cagar alam ini terletak pada kabupaten Sambas di sekitar Kota Singkawang Provinsi Kalimantan Barat.
Keadaan topografi kawasan Cagar Alam Raya Pasi/Obyek Wisata Alam Gunung Poteng pada umumnya bergelombang, sedang sampai berat dan bergunung dengan kemiringan 15-65. Ketinggiannya berkisar antara 150-920 m dpl. Puncak tertinggi adalah Gunung Raya (920 m dpl).
Berdasarkan klasifikasi Schmidt dan Ferguson, Cagar Alam Raya Pasi termasuk ke dalam klasifikasi tipe A dengan curah hujan rata-rata per tahun 263 mm dengan kelembaban 55%.
Keadaan topografi kawasan Cagar Alam Raya Pasi/Obyek Wisata Alam Gunung Poteng pada umumnya bergelombang, sedang sampai berat dan bergunung dengan kemiringan 15-65. Ketinggiannya berkisar antara 150-920 m dpl. Puncak tertinggi adalah Gunung Raya (920 m dpl).
Berdasarkan klasifikasi Schmidt dan Ferguson, Cagar Alam Raya Pasi termasuk ke dalam klasifikasi tipe A dengan curah hujan rata-rata per tahun 263 mm dengan kelembaban 55%.
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Ekosistem;
berbagai jenis anggrek (Phalaenopsis spp., Coelogyne cominngiilind, Aerides adoratum lour, Dendrobium crummenatum, Bunga Patma (Rafflesia tuan-mudae), Bunga Law Belacan (Rhizanthes zippelii) dan berbagai jenis flora menarik lain.
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
yang sering dijumpai adalah Beruang Madu (Herlactos malayanus), Landak (Hysterix branchyura), Kukang (Nycticebos coucang), Binturung (Arctictis binturong), Trenggiling (Manis javanica), burung Enggang (Anracoceros sumatranus), dll.
Ekosistem;
- Gunung:-
- Danau: -
- Sungai:-
berbagai jenis anggrek (Phalaenopsis spp., Coelogyne cominngiilind, Aerides adoratum lour, Dendrobium crummenatum, Bunga Patma (Rafflesia tuan-mudae), Bunga Law Belacan (Rhizanthes zippelii) dan berbagai jenis flora menarik lain.
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
yang sering dijumpai adalah Beruang Madu (Herlactos malayanus), Landak (Hysterix branchyura), Kukang (Nycticebos coucang), Binturung (Arctictis binturong), Trenggiling (Manis javanica), burung Enggang (Anracoceros sumatranus), dll.
Berikut rincian fauna yang diidentifikasi di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
Sumber:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
koordinat: 0.8500854,108.7198478 |
Comments
Post a Comment