Unit
Pelaksana Teknis
|
:
|
BKSDA Jawa Timur
|
Propinsi
|
:
|
Jawa
Timur
|
Kabupaten
|
:
|
Ponorogo
|
Luas
(Hektar)
|
:
|
190,5
|
No. SK
|
:
|
SK : GB No. 23 Stbl. 471
|
Tanggal SK
|
:
|
4 September 1936
|
KEADAAN FISIK KAWASAN
Cagar Alam Gunung Sigogor terletak di Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Panjang jalur batas kawasan sepanjang 19,71 km dan telah direalisasikan sepanjang 19,71 km saat rekonstruksi kawasan tahun 1986. Jumlah pal batas sebanyak 364 buah pal batas.
Cagar alam Gunung Sigogor di tunjuk sebagai cagar alam berdasarkan SK : GB No. 23 Stbl. 471, 4 September 1936 dengan luas 190,5 Ha.
Cagar Alam Gunung Sigogor terletak di Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Panjang jalur batas kawasan sepanjang 19,71 km dan telah direalisasikan sepanjang 19,71 km saat rekonstruksi kawasan tahun 1986. Jumlah pal batas sebanyak 364 buah pal batas.
Cagar alam Gunung Sigogor di tunjuk sebagai cagar alam berdasarkan SK : GB No. 23 Stbl. 471, 4 September 1936 dengan luas 190,5 Ha.
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Ekosistem;
Flora didominasi oleh pasang (Quercus sondaica), jamuju (Podocarpus imbricatus), rasamala (Altingia excelsa), dali (Radermachera gigantea), wesen (Dodoneca viscosa), kodokan (Macropanax dispermum), morosowo (Engelhardis spicata), embacang (Mangifera foetida), puspa (Schima wallichii), salam (Eugenia polyantha), dan lain-lain.
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
Faunanya adalah rangkok (Buceros rhinoceros), elang bondol (Haliastur indus), raja udang (Halchyon chloris), dan tulum tumpuk (Megalaima javanensis). Beberapa jenis mamalia seperti macan tutul (Panthera pardus), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), lutung (Presbytis cristata), dan lain-lain.
Ekosistem;
- Gunung:-
- Danau: -
- Sungai: -
Flora didominasi oleh pasang (Quercus sondaica), jamuju (Podocarpus imbricatus), rasamala (Altingia excelsa), dali (Radermachera gigantea), wesen (Dodoneca viscosa), kodokan (Macropanax dispermum), morosowo (Engelhardis spicata), embacang (Mangifera foetida), puspa (Schima wallichii), salam (Eugenia polyantha), dan lain-lain.
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
Faunanya adalah rangkok (Buceros rhinoceros), elang bondol (Haliastur indus), raja udang (Halchyon chloris), dan tulum tumpuk (Megalaima javanensis). Beberapa jenis mamalia seperti macan tutul (Panthera pardus), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), lutung (Presbytis cristata), dan lain-lain.
Berikut rincian fauna yang diidentifikasi di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
Sumber:
Pdf: Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
koordinat: -7.7812391,111.589812 |
Comments
Post a Comment