Unit
Pelaksana Teknis
|
:
|
BKSDA Kalimantan Barat
|
Propinsi
|
:
|
Kalimantan Barat
|
Kabupaten
|
:
|
Bengkayang
|
Luas
(Hektar)
|
:
|
124.500
|
No. SK
|
:
|
Surat Keputusan Menteri
Kehutanan RI No.
059/Kpts-II/1988
|
Tanggal SK
|
:
|
29 Februari 1988 |
KEADAAN FISIK KAWASAN
Secara administrasi pemerintahan, kawasan cagar alam ini terletak di Desa Pisak Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang.
Kawasan Cagar Alam Gunung Nyiut memiliki ekosistem hutan hujan tropis pegunungan, dengan kondisi topografi sedang hingga curam dengan puncak tertinggi (Gn. Nyiut) 1701 m dpl. Kondisi hutan masih memperlihatkan ciri dari hutan tropika basah yang kaya akan flora dan fauna.
Secara administrasi pemerintahan, kawasan cagar alam ini terletak di Desa Pisak Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang.
Kawasan Cagar Alam Gunung Nyiut memiliki ekosistem hutan hujan tropis pegunungan, dengan kondisi topografi sedang hingga curam dengan puncak tertinggi (Gn. Nyiut) 1701 m dpl. Kondisi hutan masih memperlihatkan ciri dari hutan tropika basah yang kaya akan flora dan fauna.
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Ekosistem;
yang menonjol adalah anggrek dan beberapa jenis tumbuhan langka lain seperti Bunga Patma (Rafflesia tuan-mudae). Pada hutan hujan pegunungan rendah didominasi oleh jenis Dipterocarpaceae dan Euphorbiaceae sedangkan pada hutan hujan pegunungan sedang didominasi oleh Dipterocarpaceae perbukitan.
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
diantaranya ada beberapa jenis fauna yang dilindungi seperti Beruang Madu (Herlactos malayanus), Kelempiau (Hylobates muelleri muelleri), Orang utan (Pongo pygmaeus), Trenggiling (Manis javanica), Landak (Hysterix branchyura), Napu (Tragulus napu), Rusa Sambar (Cervus unicolor), Burung Ruwai (Argusianus argus), Enggang Badak (Buceros rhinoceros).
Ekosistem;
- Gunung:-
- Danau: -
- Sungai:-
yang menonjol adalah anggrek dan beberapa jenis tumbuhan langka lain seperti Bunga Patma (Rafflesia tuan-mudae). Pada hutan hujan pegunungan rendah didominasi oleh jenis Dipterocarpaceae dan Euphorbiaceae sedangkan pada hutan hujan pegunungan sedang didominasi oleh Dipterocarpaceae perbukitan.
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
diantaranya ada beberapa jenis fauna yang dilindungi seperti Beruang Madu (Herlactos malayanus), Kelempiau (Hylobates muelleri muelleri), Orang utan (Pongo pygmaeus), Trenggiling (Manis javanica), Landak (Hysterix branchyura), Napu (Tragulus napu), Rusa Sambar (Cervus unicolor), Burung Ruwai (Argusianus argus), Enggang Badak (Buceros rhinoceros).
Berikut rincian fauna yang diidentifikasi di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
Sumber:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
koordinat: 1.0391643,109.5226138 |
Comments
Post a Comment