Unit
Pelaksana Teknis
|
:
|
BKSDA Jawa Timur
|
Propinsi
|
:
|
Jawa
Timur
|
Kabupaten
|
:
|
Tuban
|
Luas
(Hektar)
|
:
|
3
|
No. SK
|
:
|
SK : GB No. 6 Stbl. 90
|
Tanggal SK
|
:
|
21 Pebruari 1919
|
KEADAAN FISIK KAWASAN
Cagar alam ini terletak di Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, yang berbatasan dengan kawasan hutan produksi Perum Perhutani BKPH Wono Agung KPH Parengan. Topografi kawasan ini datar – bergelombang, dengan ketinggian tempat antara 200- 220 mdpl.
Jenis Geologi dan Tanah adalah Jenis tanah aluvial, grumusol, dan regosol berwarna merah kuning hingga coklat. Berdasarkan Schmidt dan Ferguson, cagar alam ini bertipe iklim Tipe C dan D dengan Curah hujan rata-rata tahunan sebesar 1500-2000 mm.
Cagar alam Goa Nglirip ditunjuk berdasarkan SK Gubernur Hindia Belanda dengan nomor SK : GB No. 6 Stbl. 90, 21 Pebruari 1919 dengan luas kawasan 3 Ha.
Cagar alam ini terletak di Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, yang berbatasan dengan kawasan hutan produksi Perum Perhutani BKPH Wono Agung KPH Parengan. Topografi kawasan ini datar – bergelombang, dengan ketinggian tempat antara 200- 220 mdpl.
Jenis Geologi dan Tanah adalah Jenis tanah aluvial, grumusol, dan regosol berwarna merah kuning hingga coklat. Berdasarkan Schmidt dan Ferguson, cagar alam ini bertipe iklim Tipe C dan D dengan Curah hujan rata-rata tahunan sebesar 1500-2000 mm.
Cagar alam Goa Nglirip ditunjuk berdasarkan SK Gubernur Hindia Belanda dengan nomor SK : GB No. 6 Stbl. 90, 21 Pebruari 1919 dengan luas kawasan 3 Ha.
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Ekosistem;
Adapun jenis flora di dalam goa tidak ada, namun di luar goa ditumbuhi oleh vegetasi belukar, rerumputan dan sedikit pepohonan antara lain suliara (Lantana camara), kirinyuh (Eupatorium nuliflorum), putri malu (Euphorbia hirta), alang-alang (Imperata cylindrica), rerumputan (Graminae), serut (Streblus asper), awar-awar (Ficus septica), jarak (Jatropha curcas), paku-pakuan (Selaginella frondosa), teki (Oleocharis dulcis), dan jati (Tectona grandis).
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
Ekosistem;
- Gunung:-
- Danau: -
- Sungai: -
Adapun jenis flora di dalam goa tidak ada, namun di luar goa ditumbuhi oleh vegetasi belukar, rerumputan dan sedikit pepohonan antara lain suliara (Lantana camara), kirinyuh (Eupatorium nuliflorum), putri malu (Euphorbia hirta), alang-alang (Imperata cylindrica), rerumputan (Graminae), serut (Streblus asper), awar-awar (Ficus septica), jarak (Jatropha curcas), paku-pakuan (Selaginella frondosa), teki (Oleocharis dulcis), dan jati (Tectona grandis).
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
Untuk jenis fauna yang ada meliputi Kelelawar dari jenis Hipposidero larvatus dan Rhinolophus sp., dan berbagai jenis insekta gua.
Berikut rincian fauna yang diidentifikasi di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
Sumber:
Berikut rincian fauna yang diidentifikasi di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
koordinat: -6.9476116,111.8056653 |
Comments
Post a Comment