Unit
Pelaksana Teknis
|
:
|
UPTD Kehutanan Yogjakarta
|
Propinsi
|
:
|
Yogjakarta
|
Kabupaten
|
:
|
Gunung Kidul
|
Luas
(Hektar)
|
:
|
617
|
No. SK
|
:
|
Surat Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 353/Menhut-II/2004
|
Tanggal SK
|
:
|
28 September 2004
|
KEADAAN FISIK KAWASAN
Secara administrasi, kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bunder terletak di Desa Gading, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul Provinsi D.I Yogyakarta. Yaitu di tepi jalan raya Yogya-Wonosari, sepanjang perjalanan menuju Tahura ini banyak dijumpai buah Sawo dan kerajinan kayu yang dijajakan oleh penduduk di sekitarnya. Sebelum memasuki kawasan di tepi hutan Bunder terdapat rest area (tempat peristirahatan), shelter, ruang pertemuan, tempat bermain anak-anak, warung dan toko untuk kebutuhan sehari-hari, naik bagi pengunjung maupun masyarakat di sekitarnya.
Kawasan ini memiliki luas sekitar 17 hektar, seluas 6,2 hektar merupakan areal penangkaran Rusa Jawa (Cervus timorensis) . Sejak tahun 1999 dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) Yogyakarta bekerjasama dengan kelompok tani yang berada di sekitarnya, dan saat ini rusa tersebut berjumlah lebih dari 30 ekor. Arboretum seluas 10,7 hektar dengan berbagai tanaman kehutanan. Selain itu terdapat persemaian dan pabrik pengelolaan minyak Kayu Putih ”Sendang Mole”.
Tahura Bunder memiliki topografi landai dan berbukit, di dalam kawasan ini sebanyak 40 jenis tanaman yang telah teridentifikasi, dan beberapa jenis satwa jenis burung yang dilindungi oleh Undang-undang. Terdapat juga bukit gunung tua, dari sini kita dapat melihat dan menikmati pemandangan yang indah, berupa lembah ngarai yang terhampar di bawah, dan alam pedesaan yang alami hingga kaki bukit. Di sini kita juga dapat melihat secara baik keindahan sun rise (matahari terbit di pagi hari) dan sunset (saat matahari terbenam di waktu senja).
Secara administrasi, kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bunder terletak di Desa Gading, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul Provinsi D.I Yogyakarta. Yaitu di tepi jalan raya Yogya-Wonosari, sepanjang perjalanan menuju Tahura ini banyak dijumpai buah Sawo dan kerajinan kayu yang dijajakan oleh penduduk di sekitarnya. Sebelum memasuki kawasan di tepi hutan Bunder terdapat rest area (tempat peristirahatan), shelter, ruang pertemuan, tempat bermain anak-anak, warung dan toko untuk kebutuhan sehari-hari, naik bagi pengunjung maupun masyarakat di sekitarnya.
Kawasan ini memiliki luas sekitar 17 hektar, seluas 6,2 hektar merupakan areal penangkaran Rusa Jawa (Cervus timorensis) . Sejak tahun 1999 dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) Yogyakarta bekerjasama dengan kelompok tani yang berada di sekitarnya, dan saat ini rusa tersebut berjumlah lebih dari 30 ekor. Arboretum seluas 10,7 hektar dengan berbagai tanaman kehutanan. Selain itu terdapat persemaian dan pabrik pengelolaan minyak Kayu Putih ”Sendang Mole”.
Tahura Bunder memiliki topografi landai dan berbukit, di dalam kawasan ini sebanyak 40 jenis tanaman yang telah teridentifikasi, dan beberapa jenis satwa jenis burung yang dilindungi oleh Undang-undang. Terdapat juga bukit gunung tua, dari sini kita dapat melihat dan menikmati pemandangan yang indah, berupa lembah ngarai yang terhampar di bawah, dan alam pedesaan yang alami hingga kaki bukit. Di sini kita juga dapat melihat secara baik keindahan sun rise (matahari terbit di pagi hari) dan sunset (saat matahari terbenam di waktu senja).
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Ekosistem;
Ekosistem;
- Gunung:-
- Danau: -
- Sungai: -
Flora;
Kawasan Tahura Bunder memiliki berbagai Jenis tanaman, dan yang telah teridentifikasi sebanyak 40 jenis, diantaranya adalah tanaman Bendo, Timoho, Jati Kluwih, Glingsem, Kiputri, Mundu, Akasia, Kayu Putih, obat-obatan, Adenium, buah-buahan dan lain sebagainya.
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click her
Kawasan Tahura Bunder memiliki berbagai Jenis tanaman, dan yang telah teridentifikasi sebanyak 40 jenis, diantaranya adalah tanaman Bendo, Timoho, Jati Kluwih, Glingsem, Kiputri, Mundu, Akasia, Kayu Putih, obat-obatan, Adenium, buah-buahan dan lain sebagainya.
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click her
Fauna;
Untuk jenis satwa yang terdapat dalam kawasan Tahura Bunder antara lain adalah Rusa Jawa (penangkaran), Burung Madu Srigati (Neclarinia jugularis), Elang Ular Bido (Spezaetus cheela), Alap-alap Sapi (Falco sylvatica), Elang alpacina (Accipter soloensis), Raja Udang (Alcade meninting), Burung Madu Kelapa (Anthreptes malaccensis), jenis burung-burung kecil, beberapa serangga, Ular, Tupai/Bajing dan lain sebagainya.
Untuk jenis satwa yang terdapat dalam kawasan Tahura Bunder antara lain adalah Rusa Jawa (penangkaran), Burung Madu Srigati (Neclarinia jugularis), Elang Ular Bido (Spezaetus cheela), Alap-alap Sapi (Falco sylvatica), Elang alpacina (Accipter soloensis), Raja Udang (Alcade meninting), Burung Madu Kelapa (Anthreptes malaccensis), jenis burung-burung kecil, beberapa serangga, Ular, Tupai/Bajing dan lain sebagainya.
Berikut rincian fauna yang diidentifikasi di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
Sumber:
Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
koordinat: -7.9032686,110.4152436 |
Comments
Post a Comment