Unit
Pelaksana Teknis
|
:
|
BKSDA Jawa
Tengah
|
Propinsi
|
:
|
Jawa
Tengah
|
Kabupaten
|
:
|
Brebes
|
Luas
(Hektar)
|
:
|
± 48,5
|
No. SK
|
:
|
SK Menteri Kehutanan No. SK.359/Menhut-II/2004
|
Tanggal SK
|
:
|
1 Oktober 2004
|
KEADAAN FISIK KAWASAN
Cagar Alam Tlogo Ranjeng terletak di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.; dengan kawasan seluas ± 48,5 Ha. Kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan cagar alam berdasarkan Surat Besluit Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 34 Staatsblad No. 369 tanggal 4 Juni 1937 diperkuat dengan SK Penunjukan Menteri Kehutanan No. SK.359/Menhut-II/2004 tanggal 1 Oktober 2004
Kawasan konservasi ini memiliki temperatur harian berkisar antara 13°-27° C, dengan curah hujan rata-rata 600-1.100 mm/tahun.
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Cagar Alam Tlogo Ranjeng terletak di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.; dengan kawasan seluas ± 48,5 Ha. Kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan cagar alam berdasarkan Surat Besluit Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 34 Staatsblad No. 369 tanggal 4 Juni 1937 diperkuat dengan SK Penunjukan Menteri Kehutanan No. SK.359/Menhut-II/2004 tanggal 1 Oktober 2004
Kawasan konservasi ini memiliki temperatur harian berkisar antara 13°-27° C, dengan curah hujan rata-rata 600-1.100 mm/tahun.
POTENSI BIOTIK KAWASAN
Ekosistem;
- Gunung:-
- Danau: -
- Sungai: -
Ande-andean (Antidesma tetrandrum), Anggrung (Trema orientale), Bancetan, Baros (Garcinia sp.), Berasan (Tarenna incerta), Cemara Batu (Casuarina sp.), Cemara Nyamplung (Casuarina sp.), Cengkek (Planchonella obovata), Dempul (Glochidion sp.), Gembleb, Geringging (Weinmannia blumei), Jerukan (Xanthophyllum excelsum), Kayu Putihan, Kebeg (Ficus sp.), Kemiren (Hernandia peltata), Kemiri (Aleurites moluccana), Kemiri Sepet, Kendung (Helicia javanica), Kina (Chinchona sp.), Kopeng (Ficus ribes), Pasang (Quercus sp.), Pelah (Dysoxylum alliaceum), Pinus (Pinus merkusii), Puspa (Schima walichii), Rukem (Flacourtia sp.), Sahang (Schefflera aromatica), dan Suren (Toona sureni).
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
Berikut rincian flora di wilayah konservasi ini:
Endemik: -
Lumut ===> click here
Rumput ===> click here
Paku-pakuan ===> click here
Semak ===> click here
Berkayu ===> click here
Mangrove ===> click here
Fauna;
Bangau Hitam (Ciconia episcopus), Elang Bido (Spilornis cheela), Burung Sesap Madu (Melliphagidae), Ayam Hutan (Gallus sp.), Bajing (Sundasciurus sp.), Burung Bubut (Centropus sp.), Ciblek (Prinia familiaris), Cici Goci (Cisticola sp.), Gelatik Batu (Parus major), Burung Hantu (Otus sp.), Kacer (Copsychus saularis), Kutilang (Pycnonotus aurigaster), Burung Pleci, Plentet (Lanius schach), Prenjak (Prinia subflava), Puyuh (Turnix sp.), Burung Siung (Macronous sp.), Sriti (Collocalia esculenta), Burung Trinil (Tringa sp.), Tengkek (Halcyon chloris), Lele (Clarias batrachus) dan Wader (Puntius sp.).
Berikut rincian fauna yang diidentifikasi di wilayah konservasi ini: Endemik: -
Amfibi ===> click here
Burung:
-Burung Biasa ===> click here
-Burung Penyanyi ===> click here
Ikan ===> click here
Insect ===> click here
Mamalia ===> click here
Reptil ===> click here
Terumbu Karang ===> click here
Location:
koordinat: -7.279269,109.0820687 |
Pdf:
Comments
Post a Comment